UPI Cibiru
UPI Cibiru
UPI
022-7801840 Mon - Fri 07:00 - 16:00 Jl. Raya Cibiru KM 15 Bandung 40393
022-2013163 Mon - Fri 07:00 - 16:00 Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154
Universitas Pendidikan Indonesia
Kampus Cibiru
Certified
ISO 9001:2015
Pionir #1
Prodi RPL Jenjang S-1 di PTN se-Indonesia

Peran Artificial Intelligence dan Machine Learning Dalam Mengatasi Covid-19

Artificial Intelligence (AI) adalah teknik yang digunakan untuk meniru kecerdasan yang dimiliki oleh makhluk hidup maupun benda mati untuk menyelesaikan sebuah persoalan. Sedangkan Machine Learning (ML) atau pembelajaran mesin merupakan pendekatan dalam AI yang banyak digunakan untuk menggantikan atau menirukan perilaku manusia untuk menyelesaikan masalah atau melakukan otomatisasi.

Di masa pandemi Covid-19 ini banyak riset serta inovasi baru guna menangani serta mengatasi yang telah merebak itu. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) melalui sinergi kelembagaan bernama Task Force Riset dan Inovasi Teknologi untuk penanganan Covid-19 (TFRIC19). Saat ini TFRIC19 telah melakukan akselerasi dalam mengembangkan lima produk utama yang tertuang dalam rencana aksi cepat. Lima produk utama tersebut salah satunya sistem informasi dan aplikasi berbasis AI yang memiliki alur kerja sebagai berikut:

  1. Akuisisi data citra melalui platform data-mining.
  2. Anotasi oleh radiolog.
  3. Pengembangan model AI melalui supervised training.
  4. Validasi oleh radiolog/dokter dan penyempurnaan model.
  5. Deployment system di cloud.

Model AI dengan machine learning ini dapat digunakan untuk membantu mendeteksi dini pasien dengan validasi dari radiolog dan dokter guna menjadi landasan pengambilan keputusan dan kebijakan oleh pejabat yang berwenang. Model ini menggunakan dataset CT-scan dari luar negeri, diantaranya dari IEEE, Cornell University, dan Italia. Dengan pendekatan machine learning ini telah berhasil dilakukan segmentasi lapang paru. Dari segmentasi lapang paru ini, selanjutnya diperoleh segmentasi tampakkan radiologis yang berupa GGO (Ground Glass Opacity) dan Konsolidasi. Kedua tampakkan radiologis ini dipandang sebagai tampakkan yang sering muncul pada pasien Covid-19. Dari GGO dan Konsolidasi yang diperoleh ini selanjutnya dilakukan ekstraksi fitur berupa rasio luasan area, posisi, dan banyaknya sebaran GGO dan Konsolidasi, untuk selanjutnya diterapkan ke Algoritma Machine Learning untuk mendeteksi Covid-19 dari data CT-scan.

Untuk dapat menerima data CT-scan dan data X-ray serta data-data non-image dalam jumlah besar, telah dibangun platform data mining. Platform ini sedang dalam proses untuk dihubungkan dengan RS-online, yang merupakan pusat data rumah-sakit nasional. Sistem pendukung pengambilan keputusan untuk deteksi Covid-19 sedang dalam proses pengembangan. Sistem ini menghasilkan rekomendasi yang dapat digunakan dokter dalam menegakkan diagnosis Covid-19, berdasarkan data-data citra dan data klinis lainnya.

Sumber:

BPPT. (2020). BPPT dan TFRIC-19 Hadirkan Inovasi Teknologi Dalam Penanganan Pandemi Covid-19. Retrieved from Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi: https://www.bppt.go.id/layanan-informasi-publik/3918-bppt-dan-tfric19-hadirkan-inovasi-teknologi-dalam-penanganan-pandemi-covid-19

Hania, A. A. (2017). Mengenal Artificial Intelligence, Machine Learning, Neural Network, dan Deep Learning. Jurnal Teknologi Indonesia, 1.

Oleh: Derry Dwi Aditya

About the author

Leave a Reply